Sunday, February 5, 2012

PENANGKAL PETIR

Spesialis Instalatir Penangkal Petir Elektrostatik Arrester serta Penanggulangan Bahaya Petir

Mobile Web http://m.antipetir.asia

Setiap instalasi Penangkal Petir sebaiknya diperiksa setiap setahun sekali dan dilakukan menjelang musim penghujan (Internal Cek) , diharapkan selama musim penghujan instalasi penangkal petir yang telah terpasang dapat berfungsi dengan baik sehingga bangunan akan aman dan terlindungi serta terhindar dari bahaya sambaran petir.

Sebagaimana peraturan pemerintah RI NO. :PER. 02/MEN/1989 TENTANG PENGAWASAN INSTALASI PENYALUR PETIR maka pemeriksaan berkala oleh instansi terkait dalam hal ini adalah Disnaker, dilakukan setiap 2 tahun , hal ini dapat terwujud apabila pihak Swasta/Instansi sadar perlunya keselamatan baik itu pada gedung dan isinya  maupun keselamatan bagi karyawan yang ada disekitar tempat kerja.

Kami sebagai Pihak Ketiga/Swasta menawarkan jasa akan keperluaan 2 hal tersebut :

1. Pemeriksaan berkala tahunan / Internal Cek

2. Pemeriksaan / Sertifikasi Disnaker setiap 2 tahun sekali

Beberapa dokumen harus di siapkan diantaranya PERMOHONAN PENGESAHAN DISNAKER

Untuk Kejelasan Peraturan yang berlaku kunjungi >>>

Grounding / Pembumian

Kelayakan Grounding / Pembumian harus bisa mendapatkan nilai Tahanan sebaran Maksimal 5 Ohm (bila bibawah 5 Ohm lebih baik), tetapi untuk nilai grounding seperti ini tidak semua areal bisa memenuhi nilai grounding yang diinginkan tergantung oleh berbagai macam faktor faktor yang mempengaruhinya misal :

  • Kadar Air bila air tanah dangkal / penghujan maka nilai tahanan sebaran mudah didapatkan.
  • Mineral/garam kandungan mineral tanah sangat mempengaruhi tahanan karena semakin berlogam maka listrik semakin mudah menghantarkan
  • Keasaman semakin asam PH tanah maka arus listrik semakin mudah menghantarkan
  • Tekstur tanah untuk daerah yang bertekstur pasir dan porous akan  sulit untuk mendapatkan tahanan  sebaran yang baik karena untuk jenis tanah ini air dan mineral akan mudah hanyut dan terurai
Single Grounding
yakni penancapan sebuah stick  arus pelepas ke tanah dengan kedalaman tertentu (misl. 6 mtr)
Paralel Grounding
Bila sistem single masih mendapatkan hasil yang kurang baik ( diatas 5 Ohm ) maka perlu ditambahkan stick arus pelepas dengan minimal jarak antar stick 2 mtr dan di sambung , hal ini dilakukan berulang sampai menghasilkan nilai tahanan tanah dibawah 5 Ohm
Maximal Grounding
Bila pada daerah yang memiliki ciri
1. kering/air tanah dalam
2. kandungan logam sedikit
3. Basa (berkapur)
4. Pasir dan Porous.
maka penggunaan 2 cara diatas tidak efektif dan bisa gagal maka bisa digunakan cara penggantian tanah dengan tanah yg mempunyai kandungan air besar atau tanah yang kandungannya dapat menghantar listrik dengan baik ,pada daerah titik grounding tersebut

Secara umum kabel yang dibutuhkan dalam instalasi penyalur petir adalah kabel yang memiliki luas penghantar 50 mm (minimal), bila lebih besar  kemampuan penghantarnya maka akan lebih baik

Sedangkan jenis kabel tergantung dari keadaan jalur instalasi yang dilewati
A. OUT DOOR INSTALASI
Bila instalasi kabel penghantar penangkal petir diletakkan di luar bangunan dan jauh dari instalasi lain (listrik,data) ataupun jauh dari jangkauan penghuni maka kabel bisa menggunakan BCC minimal 50 mm (bare copper conductor) dengan pertimbangan efisien/ murah.
B. IN / OUT DOOR INSTALASIKabel Penangkal Petir
Sedangkan bila kabel penghantar petir diletakkan di dalam bangunan dan bisa di jauhkan dari instalasi lain (listrik,data) ataupun jauh dari jangkauan penghuni maka kabel bisa menggunakan NYY minimal 50 mm dengan pertimbangan kabel ini berisolasi dan cukup mampu menahan induksi petir.
C. INDOOR HIGH  INSTALASI
Dan bila jalur instalasi tidak bisa dihindarkan dari instalasi lain (listrik , data , kontrol dll) maka kabel jenis HVSC (High Voltage Single Core) yang harus digunakan karena hanya kabel inilah  yang mampu menahan tegangan yang besar yg kemungkinan  akan menembus isolasi / induksi arus petir, misal kabel penghantar di pasang bersamaan di kabel trey.
HIGH VOLTAGE SINGLE CABLE
Type : COAXIAL LIGHTNING PROTECTION
150 kV Side Flashsing
Standart for Lightning Protection

Aprrox Overall diameter 32 mm
Current Carrying Capacity 380 Amp
. .

 

penangkal-petir-neoflash

Head terminal Penangkal Petir NeoFlash adalah alat penerima sambaran petir yang berbasis kerja ESE ( Early Streamer Emission Lightning Conductor). Dengan sistem kerja Mengumpulkan dan menyerap energi awan, disaat awan melintas diatas area perlindungan, kemudian menghadang kilatan petir dengan mengeluarkan lidah api penuntun keudara (streamer), menangkap dan menyalurkannya ke bumi.
penangkal petir neoflash ini Memiliki 4 seri tipe , yang dibedakan berdasarkan radius perlindungan area : .

Penangkal Petir Radius

Head terminal NeoFLASH sangat cocok untuk Penangkal Petir Gedung bertingkat atau di install di lokasi yang memiliki areal luas

Silahkan Download Brosure Penangkal Petir Neoflash

Sebuah peralatan yang berguna untuk mengetahui jumlah sambaran petir yang mengenai sebuah instalasi penyalur petir atau struktur logam bangunan, pencacah petir (event counter) ini bermanfaat sebagai analisa fungsi penangkal petir yang dipasang pada sebuah lokasi tertentu.

Bahaya Sambaran Petir Serta Cara Pengamanannya

Bahaya Sambaran Petir Serta Cara Pengamanannya

Merupakan bahaya kerusakan terhadap bangunan dan isinya yang seringkali terjadi oleh sambaran petir. sambaran petir ini terbagi menjadi 2 jenis sambaran :
1.Sambaran Langsung
Sambaran petir yang langsung mengenai struktur bangunan , tentu saja hal ini sangat membahayakan bangunan dan seluruh isinya karena bisa berefek kebakaran , kerusakan perangkat elektrik / elektronik atau bahkan korban jiwa.
Penanganan dengan Pemasangan Terminal Penerima Petir serta instalasi pendukung.
2.Sambaran Jaringan Listrik
Bahaya sambaran ini sering terjadi, petir menyambar diluar area bangunan tetapi berefek pada bangunan, hal ini karena sistem jaringan distribusi listrik/PLN memakai kabel udara terbuka dan berposisi tinggi , bilamana ada petir yang menyambar pada kabel terbuka ini maka seakan-akan arus petir di salurkan langsung ke pemakai padahal kita tahu bahwa arus petir mempunyai tegangan yg besar hal inilah yg akan membuat kerusakan pada perangkat atau jaringan elektris yg ada.
Penanganan pemberian pengaman Tegangan Lebih / Arrester ,sehingga arus berlebih dapat segera di belokkan ke grounding.
3.Sambaran Pada jaringan Komunikasi
bahaya sambaran ini serupa dengan yang ke-2 tetapi berefek kepada perangkat komunikasi.
Penanganan dengan cara yang sama dengan pemberian grounding karena pada setiap perangkat elektrik yang ada di pasaran pada dasarnya sudah dilengkapi anti nois / arrester yang disalurkan melalui grounding listrik.

Bahaya Utama Sambaran Petir dan Cara Pengamanannya

Event Counter atau Counter Strike adalah sebuah alat pendukung alat proteksi petir  yang berfungsi untuk mengetahui jumlah sambaran petir pada perangkat penyalur petir yang terpasang. Alat ini dirancang untuk menunjukkan dan menditeksi berapa banyak sambaran petir yang mengenai instalasi Anti Petir dan struktur logam yang terpasang sehingga bisa diantisipasi apabila terjadi kerusakan disebabkan sambaran petir.selain berbentuk simple, Counter strike di desain untuk dapat di install dengan mudah

Ada 2 macam jenis peralatan ini :

- FLASH TRIKE FL-I 1000 dengan sistem kerja beda potensial penghantar / paralel

- FLASH TRIKE FL-I 1500 dengan sistem kerja induksi penghantar

Life MessenGer