<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PENANGKAL PETIR &#187; Grounding</title>
	<atom:link href="http://antipetir.asia/category/produc-jasa/grounding-produc-jasa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://antipetir.asia</link>
	<description>Spesialis Instalatir Penangkal Petir Elektrostatik Arrester serta Penanggulangan Bahaya Petir</description>
	<lastBuildDate>Sat, 28 Jan 2012 05:29:17 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Grounding</title>
		<link>http://antipetir.asia/grounding-penangkal-petir/</link>
		<comments>http://antipetir.asia/grounding-penangkal-petir/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Feb 2009 10:34:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>antipetir</dc:creator>
				<category><![CDATA[EXTERNAL Protection]]></category>
		<category><![CDATA[Grounding]]></category>
		<category><![CDATA[grounding]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://antipetir.asia/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Grounding / Pembumian Kelayakan Grounding / Pembumian harus bisa mendapatkan nilai Tahanan sebaran Maksimal 5 Ohm (bila bibawah 5 Ohm lebih baik), tetapi untuk nilai grounding seperti ini tidak semua areal bisa memenuhi nilai grounding yang diinginkan tergantung oleh berbagai macam faktor faktor yang mempengaruhinya misal : Kadar Air bila air tanah dangkal / penghujan maka [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Grounding / Pembumian</p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #c0c0c0;">Kelayakan Grounding / Pembumian harus bisa mendapatkan nilai Tahanan sebaran Maksimal 5 Ohm (bila bibawah 5 Ohm lebih baik), tetapi untuk nilai grounding seperti ini tidak semua areal bisa memenuhi nilai grounding yang diinginkan tergantung oleh berbagai macam faktor faktor yang mempengaruhinya misal :</span></p>
<blockquote>
<ul>
<li><strong><span style="color: #c0c0c0;">Kadar Air </span></strong><span style="color: #c0c0c0;">bila air tanah dangkal / penghujan maka nilai tahanan sebaran mudah didapatkan.</span></li>
<li><strong><span style="color: #c0c0c0;">Mineral/garam </span></strong><span style="color: #c0c0c0;">kandungan mineral tanah sangat mempengaruhi tahanan karena semakin berlogam maka listrik semakin mudah menghantarkan</span></li>
<li><strong><span style="color: #c0c0c0;">Keasaman </span></strong><span style="color: #c0c0c0;">semakin asam PH tanah maka arus listrik semakin mudah menghantarkan</span></li>
<li><strong><span style="color: #c0c0c0;">Tekstur tanah</span></strong><span style="color: #c0c0c0;"> untuk daerah yang bertekstur pasir dan porous akan  sulit untuk mendapatkan tahanan  sebaran yang baik karena untuk jenis tanah ini air dan mineral akan mudah hanyut dan terurai</span></li>
</ul>
</blockquote>
<div style="text-align: justify;"><strong><em><span style="color: #c0c0c0;">Single Grounding</span></em></strong></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #c0c0c0;">yakni penancapan sebuah stick  arus pelepas ke tanah dengan kedalaman tertentu (misl. 6 mtr)</span></div>
<div style="text-align: justify;"><strong><em><span style="color: #c0c0c0;">Paralel Grounding</span></em></strong></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #c0c0c0;">Bila sistem single masih mendapatkan hasil yang kurang baik ( diatas 5 Ohm ) maka perlu ditambahkan stick arus pelepas dengan minimal jarak antar stick 2 mtr dan di sambung , hal ini dilakukan berulang sampai menghasilkan nilai tahanan tanah dibawah 5 Ohm</span></div>
<div style="text-align: justify;"><strong><em><span style="color: #c0c0c0;">Maximal Grounding</span></em></strong></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #c0c0c0;">Bila pada daerah yang memiliki ciri</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #c0c0c0;">1. kering/air tanah dalam</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #c0c0c0;">2. kandungan logam sedikit</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #c0c0c0;">3. Basa (berkapur)</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #c0c0c0;">4. Pasir dan Porous.</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #c0c0c0;">maka penggunaan 2 cara diatas tidak efektif dan bisa gagal maka bisa digunakan cara penggantian tanah dengan tanah yg mempunyai kandungan air besar atau tanah yang kandungannya dapat menghantar listrik dengan baik ,pada daerah titik grounding tersebut</span></div>
<div style="text-align: justify;"><span style="color: #c0c0c0;"><br />
</span></div>
<div style="text-align: justify;"><a href="http://antipetir.asia/wp-content/uploads/2008/12/max-grounding.gif"><img class="alignnone size-medium wp-image-99" title="max-grounding" src="http://antipetir.asia/wp-content/uploads/2008/12/max-grounding-300x168.gif" alt="" width="300" height="168" /></a></div>
<img src="http://antipetir.asia/?ak_action=api_record_view&id=15&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://antipetir.asia/grounding-penangkal-petir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

